Peristiwa

Wanita Pekerja Terapis Kusuk Lulur,  Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Tempat Usahanya

Avatar of redaksi
72
×

Wanita Pekerja Terapis Kusuk Lulur,  Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Tempat Usahanya

Sebarkan artikel ini
Wanita Pekerja Terapis Kusuk Lulur,  Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Tempat Usahanya

MEDAN, RADENMEDIA.ID – Seorang wanita yang bekerja sebagai terapis kusuk lulur ditemukan tewas di dalam ruko yang dijadikan usaha kusuk lulur di Jl. T Amir Hamzah Kecamatan Medan Barat, Kamis (28/9) malam.

Korban diketahui bernama Heni (41),  ditemukan tewas terkapar dalam kondisi tidak memakai busana alias bugil, diduga korban tewas karena mengalami kekerasan oleh pelanggannya di kamar Ruko Kusuk Lulur Julia.

Salah seorang warga sekitar, Purba menjelaskan tewasnya korban pertama kali diketahui oleh pemilik usaha kusuk dan lulur, saat datang ke lokasi usahanya, pada Kamis malam sekitar pukul 21.00 WIB.

“Pemilik usaha datang jam sembilan malam, dipanggil-panggilnya namun nggak ada jawaban dari dalam. Masuk dia ke kamar ditengoknya (korban) sudah telentang dalam kondisi bugil,” ujar Purba kepada RadenMedia.id, Jumat (29/9) sore.

Purba mengatakan saat ditemukan, tidak ada ditemukan luka pendarahan di sejujur tubuhnya, meski demikian kematian terapis spa dan kusuk lulur ini janggal karena dalam kondisi tidak memakai pakaian, Diduga sementara pelaku tak lain pelanggan korban.

Dijelaskan warga, pada tahun 2019 lalu di sekitar lokasi tersebut juga pernah ditemukan seorang terapis kusuk lulur ditemukan tewas namun sampai sekarang pelakunya belum terungkap.

Usai menemukan korban tewas, pemilik usaha lalu memberitahukan kepada pihak kepolisian. Tak lama kemudian, personel Polsek Medan Barat turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP, jenazah korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk kepentingan autopsi.

Selain itu, sejumlah personel Sat Reskrim Polrestabes Medan hingga Jumat sore tadi terlihat berada di lokasi, menanyakan kepada sejumlah warga sekitar terkait kejadian ini.

Kanit Reskrim Polsek Medan Barat Iptu Iwan Sitorus ketika dikonfirmasi terkait kematian korban karena dibunuh, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan,” sebut Kanit Reskrim.

(AW)