DaerahNewsPeristiwa

Masyarakat Meminta PUPR dan DAS Segera Turun Melihat Aset Daerah Akan Hanyut, Ini Kata Ketua LSM Peduli Kayong

Avatar of redaksi
121
×

Masyarakat Meminta PUPR dan DAS Segera Turun Melihat Aset Daerah Akan Hanyut, Ini Kata Ketua LSM Peduli Kayong

Sebarkan artikel ini
IMG 20231226 WA0041

KETAPANG, RADENMEDIA.ID – Daratan dan sungai satu kesatuan bagian dari alam yang tak terpisahkan bagi manusia, Namun kedua unsur alam itu bisa membuat dan membawa dampak negatif serta positif bagi warga sekitar.

Terjadinya longsor di tepian sungai Laur wilayah RT/RW 01/01 dusun sempurna desa sempurna kecamatan sungai Laur kabupaten Ketapang Kalbar.

Longsor ini terjadi akibat hantaman arus aliran air sungai yang sangat deras mengenai dinding tanah tepian sungai sehingga menyebabkan tanah retak dan hanyut terbawa arus air sungai.

Ini telah berlangsung lama namun yang parahnya dalam tahun ini,menyebabkan puluhan meter lebar daratan terkikis air sepanjang ratusan meter ucap Haji Johansyah pada jurnalis radenmedia.id (25/12/23).

IMG 20231226 WA0040

Haji johansyah menerangkan longsor tepian sungai ini mulai terjadi sejak tahun 2007,berjalan nya waktu setiap tahun tanah terus turun dan sampailah di tahun ini yang semakin parah.

Akibat longsor tepian sungai ini telah menghilangkan atau memutus jalan rambat beton desa. sebanyak tiga kali jalan rambat beton di bangun raib terbawa arus air sungai,jaringan listrik juga sudah berkali kali di pindah kan tiang nya.serta pipa air bersih desa terakhir longsor tepian sungai ini,pipa air bersih puluhan meter behamburan keluar,ini kejadian yang luar biasa terjadi di desa kami papar,” haji johansyah.

Haji johansyah berharap agar pemerintahan bisa segera melakukan tindakan untuk mengatasi longsornya sungai kami, karena kalau dengan anggaran dana desa tentu tidak mampu untuk membangun barau di dalam sungai besar dengan tahapan tahapan, membangun barau Bronjong harus sekaligus langsung jadi,” pinta haji johansyah

Di kesempatan yang sama Hakimin sekretaris desa sempurna menambahkan terkait persoalan longsor tepian sungai itu,memang pemerintah dinas terkait harus sesegera mungkin membangun barau atau Bronjong.

karena di area longsor itu ada aset daerah seperti SMP negri 03,Puskesdes serta ased desa seperti gedung paud,” terang Hakimin.

“Karena halam SMP negeri 03 Puskesdes serta paud tiga gedung itu berpotensi akan semakin rawan bila mana tidak cepat di tanggulangi,masalahnya halaman SMP negeri 03 dan paud tidak ada pembatas dengan longsor tepian sungai yang masih terlihat tanah yang retak di pinggiran sungai.

Sekdes menghimbau terutama pada guru sekolahan SMP negeri 03,serta guru paud agar selalu mengingatkan murid murid untuk tidak bermain di tepian sungai yang rawan longsor.

Serta warga yang lalu-lalang harus berhati hati bila melintasi daerah yang sudah terjadi abrasi,apalagi jika malam hari cuaca hujan dan air banjir,agar kita semua tidak terjadi hal hal yang buruk,” pungkas hakimin.

Di tambahkan Suriadi ketua lembaga swadaya masyarakat LSM Peduli Kayong Meminta pada pemerintah dinas terkait PUPR Kabupaten Ketapang,Daerah Aliran Sungai DAS provinsi Kalbar untuk turun melihat dan melakukan pengecekan terkait longsornya dinding tepian sungai yang di keluhkan masyarakat desa sempurna.

“Mengingat di area longsor itu ada gedung SMP negeri 03 Puskesdes serta gedung paud.kalau di biarkan terlalu lama akan berdampak buruk pada lingkungan sekitar aset daerah dan aset desa,juga berpotensi bisa menelan korban jiwa,” tutup Suriadi.

(Roesliyani)