Hukum

Dugaan Pengrusakan Tanaman Teh di Goalpara, GM Aset dan PTPN VIII Lakukan Investigasi

Avatar of Raden Media
83
×

Dugaan Pengrusakan Tanaman Teh di Goalpara, GM Aset dan PTPN VIII Lakukan Investigasi

Sebarkan artikel ini
Dugaan Pengrusakan Tanaman Teh di Goalpara, GM Aset dan PTPN VIII Lakukan Investigasi

SUKABUMI, RADENMEDIA.ID – Adanya laporan dugaan pengrusakan tanaman teh di kebun Goalpara, GM Aset Dedi Kusramdani dan bersama Kabid Operasional Pengamanan Aset PTPN VIII Rully B Tedjasukmana melakukan investigasi di kebun Goalpara.

Sebelumnya, GM Aset Dedi Kusramdani bersama Kabid Operasional Pengamanan Aset PTPN VIII Rully B Tedjasukmana dan Manajer Goalpara Umar Hadikusumah, melakukan silaturahim bersama Kepala Kantor Pertanahan ATR/BPN Kota Sukabumi, dan Wakapolres Sukabumi, pada Rabu (06/09/2023).

Hal itu, untuk berkoordinasi menindaklanjuti surat Direksi Nomor SB/II.2/5647/VIII/2022 Tanggal 25 Agustus 2022 Perihal Penugasan TIM Perencanaan Pengelolaan Aset Non dan laporan dari kebun Goalpara hal okupasi di areal kebun Goalpara.

Menurut keterangan Kabid Operasional Pengamanan Aset PTPN VIII Rully B Tedjasukmana mengatakan, ketika kami sedang melakukan investigasi di lapangan ada kegiatan yang memakai alat berat diduga sedang melakukan pengrusakan tanaman teh.

“Adanya kegiatan itu kami langsung melakukan koordinasi dengan aparat dan instansi terkait antara lain Wakapolres Sukabumi dan Kepala Kantah ATR/BPN Kota Sukabumi dalam hal pengamanan aset PTPN. VIII,” ucapnya Kabid Operasional Pengamanan Aset PTPN VIII kepada RadenMedia.id, Rabu (6/9).

Menurutnya, operator alat berat yang berinisial (KI) hanya menjalankan tugas dari PT. Arya Trijaya Mandiri tempat perusahaan (KI) bekerja. Dan penyewa alat berat berinisial (E) diduga yang memerintah pekerjaan untuk pengrusakan tanam teh yang ada di kebun Goalpara.

“Diduga ada yang memberikan arahan terkait perusakan teh di kebun Goalpara,” pungkasnya.

Adapun langkah kami, kata Rully sebagai pengaman Aset PTPN VIII, dalam hal ini unit-unit kebun selalu melakukan pendekatan persuasif dengan Instansi-instansi yang terkait, tokoh-tokoh masyarakat, Kepala Desa dan LSM yang mendukung PTPN VIII agar selalu sinergi dalam hal pengamanan aset.

“Dengan cara Humanis dan pendekatan persuasif, merupakan langkah kami dalam pengamanan aset,” jelasnya.

Selain itu, Kabid Operasional Pengamanan Aset PTPN VIII Rully B Tedjasukmana yang dikenal berdarah dingin, dan humanis dalam penyelamatan aset Negara yang dikelola oleh PTPN VIII seringkali berbenturan dengan oknum yang mengatasnamakan masyarakat untuk penggarapan lahan, setelah dapat lahan, lalu di oper garap kepada masyarakat.

“Karena tantangan di lapangan banyak, terkait pengamanan aset PTPN VIII, kadang oknum itu punya bekingan A atau B mau itu bekingnya dari aparat, Anggota Dewan, ataupun LSM dan Ormas,“ ungkapnya.

“Kami hanya menjalankan tugas,” sambung Rully B Tedjasukmana.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT. Arya Trijaya Mandiri belum bisa dihubungi.

(Tim)